Saturday, May 8, 2010

Kejadian Alam Ciptaan Tuhan (Sungai Dalam Laut)

Maha Suci Allah yang Maha Menciptakan
Sungai dalam Laut

“Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat : 53)

Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

Subhanallah! :

(QS Fushshilat : 53) = (Q.S Al Furqan:53)

Jika Anda orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seluruh dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.

Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.

Fenomena ganjil itu memeningkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawapan yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.

Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor Muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan ( surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan.. .”Artinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.

Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diertikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air masin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan” ertinya “Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak
ditemukan mutiara.

Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam


akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahawa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar.

Maha Suci Allah yang Maha Menciptakan
Sungai dalam Laut

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor Muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan ( surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan.. .”Artinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.

Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diertikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air masin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan” ertinya “Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak
ditemukan mutiara.

Allahu Akbar…! Mr. Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi kelautan. Maha Benar Allah yang Maha Agung.

Shadaqallahu Al `Azhim.

Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. bersabda, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran.”

Jika anda seorang penyelam, maka anda harus mengunjungi Cenote Angelita, Mexico. Disana ada sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah “sungai” di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan.

Setengah pengkaji mengatakan, itu bukanlah sungai biasa, itu adalah lapisan hidrogen sulfida, nampak seperti sungai… luar biasa bukan? Lihatlah betapa hebatnya ciptaan Allah SWT.

Friday, April 16, 2010

Binatang terbesar

10 Binatang Terbesar di Dunia

1. Binatang terbesar
Rekod binatang terbesar di pegang oleh paus biru dengan berat 190 tan dan panjang 30 meter.

2. Binatang darat terbesar
Rekor kedua di pegang binatang darat gajah afrika ,dengan rekod berat 13,5 tan dan panjang 10,6 meter (panjang dari gading sampai ekor)

3. Karnivor darat terbesar
Beruang pemegang rekod ketiga dengan berat hampir 1 tan dan tinggi 3 meter.

4. Reptilia terbesar
Buaya terbesar yang pernah dicatat memiliki berat 1,9 tan dan panjang 6,3 meter.

5. Binatang Darat Tertinggi
Binatang darat yang teramat tinggi,dengan berat 2 tan dan tinggi 5,8 meter.

6. Burung terbesar
Burung Unta, dengan berat 156 kilogram dan tinggi 2,7 meter

7. Amphibia Terbesar
Salamander raksasa dari china,dengan berat 4 kilogram dan panjang 1,83 meter

8. Ikan Terbesar
Paus terbesar, panjangnya 13.6 m dengan berat 22 ton.

9. Invertebrata Terbesar
Sotong Collosal paling besar, dengan berat 494 kg dan panjang 14m.

10. Serangga terbesar
Ini serangga paling besar, kumbang goliath,dengan berat 115gram dan panjang 11,5 cm.


Friday, March 26, 2010

PENYAMPAIAN TAKAFUL KHAIRAT KEMATIAN


Gambar penyerahan wang khairat kematian kepada waris Almarhum Tok Ngah Jam oleh Tuan Haji Ishak Din Pengerusi Balai Islam Ad-Din

Khamis, 25 Mac 2010, Balai Islam Ad-Din telah mengadakan majlis penyampaian takaful khairat kematian kepada waris Tok Ngah Jam yang telah meninggal dunia pada tahun lalu. Majlis di mulakan dengan bacaan yasin dan usrah yang di pimpin oleh Us. Haji Zulkifli.
Setelah selesai solat Isya` di adakan pula majlis penyampaian wang khairat kematian kepada menantu Almarhum yang mendaftarkan Almarhum sebagai ahli takaful khairat kematian . Majlis penyerahan ini di sempurnakan oleh Tuan Haji Ishak bin Din, yang merupakan YDPPAS cawangan Merbau Kudung merangkap Pengerusi Balai Islam Ad-Din.
Pihak waris menyucapkan ribuan terima kasih kepada PAS cawangan dan Balai Islam Ad-Din yang telah banyak membantu dan menghulurkan bantuan. Beliau melahirkan rasa terharu dan berterima kasih yang tidak terhingga. Pihak Balai Islam mendoakan agar roh Almarhum dicucuri rahmat oleh Allah.